Wujudkan Keadilan Tanpa Diskriminasi, Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan Gandeng Gerkatin, Hadirkan Pelayanan Ramah Tunarungu
BALIKPAPAN — Keadilan sejatinya bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga memastikan setiap warga negara memperoleh hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses pelayanan peradilan, termasuk penyandang disabilitas.
Komitmen tersebut diwujudkan Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan melalui program Dilmil Peduli, dengan menggandeng Dewan Pengurus Cabang Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (DPC Gerkatin) Kota Balikpapan, Jumat (30/10/2026).
Tak sekadar kunjungan sosial, kegiatan ini menjadi langkah nyata membangun sistem pelayanan peradilan yang lebih inklusif, humanis, dan bebas dari hambatan komunikasi bagi penyandang tunarungu.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan, Kolonel Laut (H) Bagus Partha Wijaya, S.H., M.H., M.Tr.Opsla, bersama jajaran.
Kehadiran rombongan disambut hangat Ketua DPC Gerkatin Kota Balikpapan, Dinda Natalia Prasetia, didampingi pengurus Anna, Imah, Halim, dan Irfan.
Bukan Sekadar Penegakan Hukum, Pengadilan Militer Hadir untuk Masyarakat
Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan menunjukkan bahwa lembaga peradilan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memahami kebutuhan masyarakat.
Melalui program Dilmil Peduli yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan, lembaga peradilan militer tersebut terus membangun kedekatan dengan berbagai lapisan masyarakat.
Pada September 2026, program ini diwujudkan melalui kunjungan dan penyaluran bantuan kepada panti asuhan.
Sementara pada Oktober 2026, perhatian diarahkan kepada komunitas penyandang tunarungu yang masih menghadapi berbagai tantangan komunikasi dalam memperoleh informasi dan pelayanan hukum.
Langkah ini menjadi penting karena keterbatasan akses komunikasi tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan perlakuan yang adil di hadapan hukum.
Gandeng Gerkatin, Pengadilan Militer Teken Kerja Sama Strategis
Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan dan DPC Gerkatin Kota Balikpapan.
Kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua pihak dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan penyandang tunarungu ketika mengakses pelayanan peradilan.
Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan berbagai hambatan komunikasi yang selama ini berpotensi menyulitkan penyandang tunarungu dapat diminimalkan.
Salah satu langkah konkret yang direncanakan adalah pemberian pelatihan bahasa isyarat kepada petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan.
Rencana tersebut menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, sehingga petugas pengadilan diharapkan mampu memberikan informasi dan berkomunikasi secara lebih efektif dengan masyarakat penyandang tunarungu.
Inisiatif ini sekaligus memperlihatkan bahwa profesionalisme lembaga peradilan tidak hanya diukur dari ketegasan dalam menjalankan hukum, tetapi juga dari kemampuannya memberikan pelayanan yang adil, manusiawi, dan mudah diakses.
Kepedulian Tak Berhenti pada MoU, Bantuan Sosial Turut Disalurkan
Selain membangun kerja sama, Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan juga menyerahkan bantuan kepada DPC Gerkatin Kota Balikpapan.
Bantuan tersebut berupa sejumlah perlengkapan kebutuhan kantor serta uang tunai untuk mendukung operasional dan berbagai kegiatan organisasi.
Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan aktivitas Gerkatin dalam memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak komunitas tunarungu.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut sekaligus mempererat hubungan antara institusi peradilan militer dan organisasi masyarakat penyandang disabilitas.
Di Bawah Kepemimpinan Kolonel Bagus Partha Wijaya, Dilmil Peduli Dorong Peradilan Humanis
Kegiatan Dilmil Peduli mencerminkan arah pelayanan Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan di bawah kepemimpinan Kolonel Laut (H) Bagus Partha Wijaya yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas peradilan, tetapi juga penguatan kepedulian sosial.
Upaya membangun komunikasi dengan komunitas tunarungu menjadi langkah positif dalam menghadirkan institusi peradilan yang semakin terbuka terhadap kebutuhan masyarakat.
Terlebih, akses terhadap keadilan merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati tanpa membedakan kondisi fisik maupun kemampuan komunikasi seseorang.
Kolaborasi dengan Gerkatin diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, melainkan berlanjut pada implementasi nyata, termasuk peningkatan kemampuan petugas dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.
Dengan demikian, manfaat kerja sama dapat dirasakan langsung oleh penyandang tunarungu yang membutuhkan pelayanan di lingkungan Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan.
Keadilan untuk Semua, Tanpa Ada yang Tertinggal
Program Dilmil Peduli membawa pesan bahwa lembaga peradilan harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menyediakan pelayanan yang ramah terhadap penyandang disabilitas.
Sinergi antara Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan dan DPC Gerkatin Kota Balikpapan diharapkan menjadi contoh positif bagi penguatan pelayanan publik yang inklusif di lingkungan lembaga peradilan.
Ke depan, keberhasilan kerja sama ini tentu akan sangat ditentukan oleh pelaksanaan program secara berkelanjutan, kesiapan sumber daya manusia, serta kemudahan akses pelayanan bagi penyandang tunarungu.
Sebab, keadilan yang sesungguhnya bukan hanya ketika hukum ditegakkan, tetapi ketika setiap orang, termasuk penyandang disabilitas, dapat memahami, mengakses, dan memperoleh pelayanan hukum secara setara.
Melalui semangat “Dilmil Peduli”, Pengadilan Militer IV-16 Balikpapan berupaya membuktikan bahwa kepedulian, kolaborasi, dan pelayanan yang humanis dapat berjalan beriringan dengan profesionalisme penegakan hukum.
Dilmil Peduli: Hadir dengan Kepedulian, Bergerak Melalui Kolaborasi, Mewujudkan Pelayanan Peradilan untuk Semua.
(Redaksi)





No comments