Pasar Murah Ramadhan Kejati Sumbar Diserbu Warga, Dorong UMKM Bangkit di Tengah Ramadan
Padang PN - Suasana halaman tampak ramai sejak pagi, Kamis (12/3/2026). Ratusan warga memadati lokasi pelaksanaan Pasar Murah dan Bazar Ramadhan Berkah yang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya nyata mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro di Sumatera Barat.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kajati Sumbar, , mengusung semangat “Tumbuhkan dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif Bersama UMKM Mitra Adhyaksa (UMA) Kejati Sumbar”. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Kejati Sumbar dalam menghadirkan peran institusi hukum yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Didampingi Wakajati, para Asisten, Koordinator, serta jajaran internal kejaksaan, Muhibuddin meninjau langsung jalannya bazar yang juga melibatkan bersama seluruh unsur pendukung kegiatan.
Dalam sambutannya, Muhibuddin menegaskan bahwa pasar murah ini bukan sekadar kegiatan sosial tahunan, melainkan bentuk keberpihakan nyata terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendorong UMKM agar terus tumbuh, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi daerah," ujarnya.
Tak hanya menyediakan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran, bazar ini juga menjadi ruang promosi dan penguatan bagi pelaku usaha lokal melalui peluncuran UMKM Mitra Adhyaksa (UMA) secara virtual yang diikuti seluruh satuan kerja kejaksaan di wilayah hukum Sumatera Barat.
Peluncuran tersebut menandai langkah baru pembinaan UMKM berbasis digital yang terintegrasi hingga tingkat kabupaten dan kota.
Beragam layanan publik turut dihadirkan dalam kegiatan ini, mulai dari sertifikasi label halal bagi pelaku UMKM, akses informasi permodalan dari bank BUMN, konsultasi hukum gratis, hingga layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya bagi masyarakat.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Sejak pagi, antrean panjang mulai terbentuk di sejumlah stan bahan pokok yang menawarkan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Maret 2026, dinilai memberi manfaat ganda: meringankan beban masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis lokal.
Melalui program ini, Kejati Sumbar memperlihatkan bahwa institusi penegak hukum juga dapat hadir sebagai motor penggerak sosial dan ekonomi masyarakat, terutama di momentum Ramadan yang penuh kepedulian.
✍️Ad



No comments