Polda Sumbar Bongkar Modus Baru Mafia Pertalite, Bangku Sopir Disulap Jadi Tangki Penimbun
Padang PN - Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik penyalahgunaan energi bersubsidi di wilayah Sumatera Barat. Berselang hanya beberapa jam setelah mengungkap kasus penyalahgunaan gas elpiji 3 kilogram subsidi, jajaran Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus kembali berhasil menangkap pelaku penyalahgunaan BBM subsidi jenis Pertalite dengan modus kendaraan modifikasi.
Pelaku diduga memanfaatkan kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi khusus untuk menampung BBM subsidi dalam jumlah besar. Modus yang digunakan tergolong licik, yakni merombak bagian bangku sopir menjadi tangki penampung berbahan plat baja, sehingga kendaraan tampak seperti mobil biasa saat melakukan pengisian di SPBU.
Pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi luas karena dinilai sebagai langkah nyata aparat dalam menekan praktik mafia migas yang selama ini merugikan negara dan masyarakat. Ketegasan Kapolda Sumbar, Gatot Tri Suryanta, dinilai memperlihatkan keseriusan dalam menindak segala bentuk penyelewengan distribusi BBM subsidi.
Keberhasilan penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sekitar SPBU. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus segera melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan dugaan pelangsiran BBM subsidi.
Setelah memastikan kendaraan yang dicurigai melakukan pengisian berulang, petugas mengikuti pergerakan mobil tersebut sesaat setelah keluar dari area SPBU. Tidak lama kemudian, aparat melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan tangki rakitan tersembunyi di bagian bangku sopir yang diduga digunakan untuk menampung Pertalite dalam jumlah besar sebelum dijual kembali secara ilegal dengan harga lebih tinggi.
Saat ini tersangka beserta kendaraan modifikasi dan barang bukti lainnya telah diamankan di Mapolda Sumbar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam praktik penyelewengan BBM subsidi tersebut.
Polda Sumbar mengimbau masyarakat agar terus aktif melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi maupun praktik pelangsiran di lapangan. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu aparat memutus rantai mafia migas hingga ke akar-akarnya.
#ardi



No comments