Recent comments

Breaking News

Kisah Inspiratif Keluarga Pedagang Pasar Batusangkar, Enam Anak Berhasil Raih Kesuksesan



Batusangkar PN — Pasangan Bapak Basir dan Ibu Nurhayati, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang di Pasar Batusangkar, berhasil membesarkan enam orang anak dengan penuh perjuangan dan kerja keras. Dari hasil keringat keduanya, anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi tangguh dan sebagian berhasil mengabdikan diri sebagai aparatur negara.


Anak pertama, Masri yang bergelar Bandaro dari suku Melayu Kubang Landai, memilih merantau ke Pekanbaru di usia muda demi membantu perekonomian keluarga. Ia bekerja sebagai kuli dan aktif mengikuti kegiatan pengajian di wilayah Duri. Berkat ketekunan serta doa kedua orang tuanya, Masri berhasil lulus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  dan kini bertugas di Lembaga Pemasyarakatan Bukittinggi

 

“Saya hanya berpegang pada pesan orang tua, tetap sabar dan jangan menyerah. Apa yang saya capai hari ini adalah hasil doa mereka,” ujar Masri Bandaro. 


Anak kedua, Lismawati, dikenal sebagai sosok perempuan tangguh yang berperan penting dalam mengasuh adik-adiknya. Demi membantu orang tua yang sibuk mencari nafkah, ia rela tidak melanjutkan pendidikan.


“Saya tidak sekolah tinggi, tapi saya ingin adik-adik saya bisa berhasil. Itu sudah cukup membuat saya bahagia,” ungkap Lismawati.


Sementara itu, anak ketiga, Afrizal (alm), semasa hidup dikenal sebagai pribadi dermawan dan berani, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Ia meninggal dunia pada tahun 2003.


Anak keempat, Jhon Nendi, merupakan sosok pendiam dan tekun. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAN Sungayang, ia mengikuti seleksi ASN dan dinyatakan lulus.


“Saya ingin membuktikan bahwa dengan kesungguhan, anak dari keluarga sederhana juga bisa mengabdi kepada negara,” kata Jhon Nendi.


Anak kelima, Yulia Roza, menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan. Setelah lulus dari MAN Sungayang, ia melanjutkan pendidikan di STAIN Lima Kaum Batusangkar dengan hasil sangat baik. Ia kemudian mengajar di SMP Negeri 1 Batusangkar sambil melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar magister (S2). Saat ini, ia bertugas sebagai guru di SMP Negeri 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar.


“Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Saya ingin terus belajar dan berbagi ilmu kepada generasi berikutnya,” tutur Yulia Roza.


Anak keenam dari pasangan tersebut juga diketahui berprofesi sebagai abdi negara, melengkapi keberhasilan keluarga dalam membangun generasi yang berkontribusi bagi bangsa.


Ibu Nurhayati mengaku tidak pernah menyangka perjuangan mereka akan membuahkan hasil seperti saat ini.


“Semua ini berkat doa dan usaha bersama. Kami bersyukur pada Allah  SWT  anak-anak bisa berhasil dengan jalan masing-masing,” 

“Kami  hanya bekerja dan berdoa. Yang penting anak-anak jadi orang baik dan berguna,” 


#AK²⁸

No comments