Recent comments

Breaking News

​"Viral! Kepsek di Lampung Ngamuk Temukan Anggur Busuk di Menu Makan Gratis: Ini Bukan Makanan Manusia!"




LAMPUNG PN – Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi protes keras Kepala Sekolah SDN 03 Sindang Sari, Lampung, mendadak viral di berbagai grup WhatsApp dan platform media sosial. Dalam video berdurasi singkat tersebut, sang Kepala Sekolah tampak berang saat memeriksa menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirimkan ke sekolahnya.

Sambil menunjukkan nampan berisi makanan, beliau meluapkan kekecewaannya terhadap kualitas hidangan yang dinilai jauh dari standar kesehatan. Fokus utama kemarahannya tertuju pada buah anggur yang terlihat layu dan membusuk, serta menu tempe yang disebutnya sudah tidak layak makan.

Kecewa dengan Pihak Vendor

Dalam pernyataannya, Kepala Sekolah tersebut menegaskan bahwa dirinya sudah cukup bersabar dengan kinerja pihak dapur atau vendor MBG. Ia menyebutkan bahwa sebelumnya operasional sempat terhenti selama tiga minggu tanpa kompensasi atau penjelasan yang jelas kepada pihak sekolah.

"Saya sudah cukup sabar. Dari tiga minggu kamu orang tidak beroperasional, kompensasi buat SD kami tidak ada, tanggapan pun tidak ada," tegasnya dalam video tersebut.

Sejumlah Temuan Menu Tak Layak

Tidak hanya sekali, sang Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa temuan bahan makanan busuk ini bukan yang pertama kalinya. Ia merinci beberapa jenis buah yang pernah dikirim dalam kondisi memprihatinkan:

  Anggur: Ditemukan banyak yang busuk dan berjamur pada hari tersebut.

  Tempe: Disebut dalam kondisi "busuk".

  Jeruk & Salak: Diklaim juga sering dikirim dalam kondisi tidak segar pada kesempatan sebelumnya.

"Ini anak sekolah, kalau murid kami keracunan apa kamu mau tanggung jawab? Ini penghinaan buat kami. Dana anggaran ini dari pemerintah, dari Bapak Presiden Prabowo!" terangnya dengan nada tinggi.

Tuntut Pertanggungjawaban

Kepala Sekolah SDN 03 Sindang Sari ini pun mendesak penanggung jawab dapur MBG untuk segera menemuinya dan memberikan penjelasan. Ia bahkan mengancam akan meneruskan laporan ini langsung ke tingkat pusat jika tidak ada perbaikan kualitas yang signifikan.

"Cari pekerja itu yang betul-betul profesional. Kalau memang tidak bisa bekerja, ganti pekerja! Jangan masukin barang busuk kayak gini, ini bukan makanan manusia!" pungkasnya sembari menghempaskan buah anggur ke nampan sebagai bentuk kekesalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun Dinas Pendidikan setempat terkait insiden yang mencoreng program unggulan pemerintah tersebut.


✍️red

No comments