BERITA FONNA : Mengalirnya Dukungan Untuk FONNA (Forum Ono Niha Nasional)

THE FONNA ISNTITUTE
THE FONNA ISNTITUTE

Jakarta-PersadaNews.com– Kehadiran FONNA di publik Ono Niha Nasional telah mengubah peta pemikiran dan pola pikir sebagian Ono Niha selama ini dan membanjirya dukungan ke The FONNA Institute, lebih karena FONNA ingin mewujudkan perubahan seutuhnya terkait KARAKTER yang negatif yang telah mengakar di sebagian oknum. Pada Rapat Kerja Departemen yang telah berlangsung pada tanggal 23 Maret 2019 di kawasan Cikini Menteng Jakarta Pusat, banyak hal telah diputuskan utamanya terkait program beserta proses dan atau tahap yang harus dilalui. Ketua umum FONNA, Mezaro Ndraha mendorong pengurus FONNA agar semakin dekat kepada Tuhan dan memulai perubahan yang total itu dari diri sendiri dan keluarga. Sebab, hanya dengan cara demikian, FONNA akan menjadi saksi dan teladan bagi Ono Niha, tegasnya. Pembina, Ama Risda Halawa, memperjelas lebih dalam bahwa hanya kesatuan dan persatuan yang membuat FONNA akan berhasil, jangan mengabaikan yang namanya kesatuan dan hal-hal kecil, karena sesungguhnya hal itu adalah modal dan kekuatan. Biarkan orang bicara apa, tetapi FONNA terus berjalan dan konsisten. Salah seorang pembina lain, Arliyanus Larosa yang juga seorang penulis, dan buku yang lagi ngetrend dari buku-buku yang ia tulis adalah “BERANI TAMPIL BEDA” juga menyarankan kepada FONNA agar sungguh-sungguh solid dan tampil beda dengan yang lain dan tetapi berjalan dengan kebenaran serta semua harus jelas dan bermanfaat. Pembina lain, seorang polisi Asaeli Batee, S.Th melihat jauh ke depan bahwa di kepulauan Nias membutuhkan kontributor pendorong agar masyarakat lebih giat, lebih rajin untuk mencari nafkah dengan memanfaatkan lahan kosong, sebab saya adalah anak seorang petani, jelasnya merendah. Saya tidak tertarik pada masa lalu, tetapi saya melihat jauh ke depan, proses yang FONNA akan perjuangakan dan proses masa lalu yang telah dilalui adalah fase dan kekuatan. Yuspan Zalukhu, SH., M.H yang juga seorang polisi dan sebagai pengawas di jajaran pusat di FONNA, ia terus mendorong agar FONNA melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Ono Niha dan fokus serta solid dan harus berbeda. Mawar, demikian nama panggilnya yang lebih populer di dunia online dengan semangat menyala lewat ide dan doa syafaatnya ingin melihat FONNA harus lebih maju bersama Tuhan Yesus yang mayoritas masyarakat kepulauan Nias percaya pada sosok yang ajaib itu. Itulah dasar paling utama, yaitu FIRMAN itu harus berakar dan berbuah di tubuh FONNA. Banyaknya yang menelepon ketua umum FONNA, tentang dukungan mereka terhadap FONNA menjadikan ketua yang juga dipanggil Ama Kristian Ndraha semakin semangat dan menangis di hadapan Tuhan karena sesungguhnya ia tak menyangka apa yang Tuhan sedang kerjakan. Masalah karakter yang saat ini didengungkan di FONNA seakan menjadi dasar utama yang harus disentuh sebelum menjalar ke hal lain. Kesiapan dan persiapan panitia event FONNA nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Juni 2019 di Jakarta Pusat, terrlihat mengalami kemajuan yang baik; Vincent Lase selaku wakil ketua umum FONNA terlihat tetap semangat di dalam kelemahan karena rasa memilikinya yang tingghi terhadap FONNA. Inilah persembahannya bagi anak-anak muda Ono Niha sekarang dan ke depan.  Tak heran jika sosok Vincent Lase yang juga ketua panitia event FONNA ini, amat tegas pada oknum Ono Niha yang suka buat hal-hal negatif di FONNA. Para ketua lain seperti Eferoni Harefa, Y Mendrofa, Yulius Duha dan Yusman Halawa sungguh-sunggun telah menunjukkan kepedulian mereka yang sangat tinggi untuk FONNA dan berdoa agar FONNA tetap bersemangat dalam kebersamaan dan takut akan Tuhan. Melalui khotbahnya, Pdt. Nasokhili Giawa yang juga seorang Ketua STT di Jakarta ini, menjelaskan bahwa PERUBAHAN MENDASAR HARUS TERJADI DI FONNA, itulah yang akan membuat FONNA tetap kuat dan solid, FIRMAN TUHAN harus menjadi tuan tertinggi di tubuh FONNA, seakan ia mencontohkan latar belakangnya yang dulu jauh dari Tuhan sebelum akhirnya ia dipanggil Tuhan untuk melayani sepenuh hati dan sepenuh waktu. Semua karena kasih Tuhan tegasnya. Mengalirnya dukungan ke FONNA dari oknum-2 Ono Niha yang ingin melihat perubahan harus terjadi, itulah yang mendorong mereka tetap mendukung FONNA dan karena FONNA memperlihatkan sesuatu yang berbeda dan memang beda menjadikan mereka yakin bahwa inilah jalan Tuhan di generasi milenial ini. Hal ini juga dibuktikan dengan penyertaan Tuhan yang sungguh nyata atas segala proses yang FONNA lalui sejak awal. ars  

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *