Mezaro Power Menanggapi Anggapan Ustadz Abdul Somad Menghina Kristen / Salib

Ustad Abdul Somad

Ustad Abdul Somad

Mezaro Power (Mezaro Ndraha)
Mezaro Power (Mezaro Ndraha)

Solo Raya-PersadaNews.com.- Saat ini lagi viral di media sosial online tentang anggapan Ustadz Abdul Somad menghina Kristen terkait video yang sudah beredar. Benarkah anggapan demikian? ……{“}. Mezaro Power yang juga dikenal dengan nama aslinya Mezaro Ndraha justeru beropini beda. Lepas dari anggapan bahwa UAS dianggap menghina Kristen atau salib dan lain-lain sebagainya, Mezaro Power beranggapan bahwa jawaban yang disampaikan oleh UAS untuk menjawab pertanyaan kala itu, lebih kepada jawaban spontan dan itu adalah polos karena memang kuasa dari Salib Kristus sungguh-sungguh nyata bagi mereka yang mengamalkannya dan salib adalah simbol kemenangan atas maut sehingga ada banyak kesaksian oleh mereka yang tadinya tidak respek pada orang Kristen (yang sungguh-sungguh)  atau pengikut Yesus Kristus justeru setelah mereka diselamatkan akhirnya berbalik arah dan malah menjadi militan dalam pelayanan misi Agung Kristus.

Harus disadari, lepas dari apa yang disampaikan oleh UAS dalam video tersebut bahwa semenjak Yesus lahir saja, bayi Yesus kala itu menjadi bahan perbincangan karena bayi Yesus dianggap hadir sebagai raja yang akan menggantikan kedudukan para pemimpin tersohor kala itu. Padahal, bukan, tidak…sama sekali tidak demikian, justeru nyatanya Yesus lahir dalam kesederhanaan.

Kembali pada video yang lagi viral, menurut Mezaro Power, itu adalah fenomena alami yang tak  bisa dihindari karena pada ahkir zaman memang harus terjadi demikian menjelang kedatangan Yesus yang kedua kali. Bahwa kemudian ada orang yang punya tanggapan berbeda terkait Yesus yang juga dikenal ISA itu, maka itu sah-sah saja dan Yesus telah mengingatkannya jauh-jauh sebelum Ia naik ke Surga.

Pelajaran berharga bagi umat Kristen dimanapun berada, marilah kita fokus bukan pada patung Yesus atau Salib Yesus, tetapi kita harus fokus pada kepribadian, sosok Yesus yang telah naik ke surga itu. Sebab yang memberi hidup adalah Dialah yang telah naik ke surga, bahwa kemudian simbol-simbol keagamaan itu sangat penting, yah, itu sah-sah saja, akan tetapi, saya pikir Yesus yang telah naik ke Surga mengharapkan umat Kristen (murid-muridNya)  agar FirmanNya berakar dalam hati dan berbuah ke atas sehingga orang lain dapat melihatnya.

Sebagai orang Kristen sejati, justeru kita harus berdoa kepada mereka yang tidak sependapat dan berkata beda tentang apa yang kita yakini sembari kita itrospeksi  dan mengajarkan ajaran yang benar kepada umat dan jangan sampai kehilangan fokus, jangan gagal fokus karena tatanan liturgis gerejawi atau ritual-ritual lainya. Ingat, fokus kita adalah pribadi Yesus dan ajaran-ajaranNya yang luar biasa itu. NamaNya memang berkuasa, tetapi Ia juga berharap bahwa kita mengajarkan sesuatu apa yang tertulis dalam Alkitab dan bukan di luar Alkitab. Jangan sampai kita mencampur adukan kebenaran Alkitab dengan adat istiadat (kebiasaan) dan inilah yang ditentang oleh Yesus pada zamanNya, apakah kita lupa akan hal itu?

Bahwa kemudian, yang dikatakan UAS ada anggapan menjadi bagian dari intoleransi, sah-sah saja, akan tetapi menjadi penting bagi kita, bahwa ada ranah hukum yang mengurus hal itu jika bisa diurus dan jikapun tidak, tak adalah gunanya kita menanggapinya secara heboh, sebab menurut Mezaro Power, video tersebut adalah tanggapan penajaman agar murid-murid Kristus di dunia ini jauh dari keangkuhan dunia, jauh dari kemunafikan dunia, jauh dari salah arah, jauh dari salah fokus, jauh dari ajaran-ajaran yang memungkinkan kita bisa multi tafsir.

Lebih jauh lagi, Mezaro Ndraha menanggapi bahwa sudah saatnya kita orang yang percaya kepada Kristus kembali kepada apa yang dikatakan oleh Alkitab (Firman Allah), back to the bible. Mz

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.