Caleg DPRI, Christian Zebua, Menyambut Kedatangan Surya Paloh (23/01/2019)
Caleg DPRI, Christian Zebua, Menyambut Kedatangan Surya Paloh (23/01/2019)

Jakarta-PersadaNews.com – Terdengar khabar melalui pemberitaan media online, “wartanias.com, bahwa ketika Surya Paloh sampai di kep. Nias, ia kaget dan berkata, “Apakah ini kota atau desa”. Bahkan Surya Paloh menyingung Papua sebagai perbandingan, dan ia menyampaikan bahwa kep. Nias ternyata jauh lebih tertinggal di banding Papua. Sontak, beberapa Ono Niha yang ada di group WA kemudian melakukan dialog sebagai respon akan hal itu, seakan mereka sadar bahwa Tano Niha yang mereka cintai ternyata masih jauh tertinggal.

Milyaran dana digelontorkan di kepulauan Nias, tetapi pembangunan jalan dan atau insfranstruktur juga masih tetap ketinggalan, alias usia bulanan sudah rusak. Sebagian Ono Niha mempertanyakan perilaku oknum yang mungkin terlibat dalam proyek-proyek pemerintahan. Mengapa oknum pemimpin yang ada justeru terkesan membiarkan terjadinya pelanggaran-pelanggaran dan pemberantasan korupsi di Tano Niha menjadi tidak greget.

Dana desa, milayaran setiap tahun, tetapi coba lihat fakta di lapangan, masyarakat sesungguhnya tahu bahwa ada pelanggaran dan atau penyalah guna’an, tetapi mereka tidak berani bicara karena takut pada oknum tertentu. Maka dengan itu, dibutuhkan kekuatan besar dan persatuan besar untuk melawan korupsi di kepulauan Nias, dibutuhkan kebersamaan masyarakat Ono Niha yang menginginkan perubahan, tegas Mezaro Ndraha selaku ketua umum Forum Ono Niha nasional (FONNA).

Tetapi, terkadang kita juga serba salah, sebab faktor ekonomi yang amat lemah dan sempitnya lapangan pekerjaan juga menjadi pemicu terjadinya pelanggaran-pelanggaran. Akan tetapi, apapun yang terjadi, paling tidak lewat kunjungan Surya Paloh, hendaknya masyarakat Nias secara umum tersadarkan bahwa tanah kelahirannya, masih tertinggal. Apakah ini bisa disebut salah urus? Mungkin ya, mungkin tidak.

Kedatangan Surya Paloh di kepulauan Nias, disambut oleh kader-kader Nasdem sekepulauan Nias dan Caleg DPRI, MayJend. Christian Zebua. Kelihatanya, Christian Zebua memiliki kepedulian yang tinggi untuk membawa kep. Nias kepada pintu gerbang perubahan. Kedekatan Christian Zebua dengan Surya Paloh dapat menjadi jembatan diidekannya wacana perubahan positif di Tano Niha ke depan.

Pada awal tahun 2018, Christian Zebua, pernah berkomunikasi dengan Mezaro Ndraha tentang keprihatinannya akan daerah Tano Niha, dan ia menyampaikan kepada Mezaro bahwa kita masih lemah dalam kata persatuan dan kesatuan. Seakan ia mau sampaikan, bahwa masih ada sifat mau menang sendiri. Gaya bicara pak Christian Zebua yang cukup fasih dalam berkomunikasi dengan tata bahasa yang baik, membuat kita senang mendengarnya, jelas Mezaro Ndraha yang sesungguhnya menaroh simpatik kepada mantan Mayor Jenderal itu.

Mezaro Ndraha yang juga mantan Caleg dari partai Nasdem (2014), ia sedikit memahami gaya politik Surya Paloh, sebab Surya Paloh memulai usahanya dari nol hingga ia sukses. Ia salah satu orang Sumatera yang sukses di kota Jakarta, jadi bila ia berkata tentang hal itu terkait Tano Niha, maka sah-sah saja, sebab ia sudah keliling Indonesia, jadi ia banyak tahu hal itu, jelas Mezaro Ndraha lebih jauh.

Kembali pada peryataan Surya Paloh, tentang Nias, “apakah ini desa atau kota”, harusnya pernyataan itu menjadi pemicu semangat bagi Ono Niha agar ia merasa memiliki terjadap Tano Niha. Orang luar saja bisa menilai apalagi kita sebagai Ono Niha. Ars

10 thoughts on “Pernyataan Surya Paloh, Sebagai Tamparan Bagi Para Pejabat dan Ono Niha Secara Umum

  1. Harusnya para Bupati dan walikota menjawab dan memberi info yg jelas..
    Ini suatu gambaran prestasi kerja pemda Nias…

  2. Ha ha ha ha,saya salut dengan pernyataan pak Suriapaloh.ūüĎćūüĎć dan terbukti apa yang beliau katakan.nias ini lebih jauh tertinggal dari papua.karna hampir semua proyek proyek pembangunan insfratruktur dikuasai oleh oknum oknum yang suka menyalah gunakan dana pembangunan. kata pemerintah nias kota pariwisata,tapi jalan saja tidak beres,masa ditengah jalan ada kubangan kerbau,ada sumur,ada kolam lele dll. semoga calon calon pemimpin kali ini bisa sangat peduli dengan nias.jangan cuma janji janji.

  3. Prnyataan paloh bnar,,kita msrkt nias bnggga atas ono niha mnteri,apa hasil?????,memaluka,contoh soal kcil,,LISTRIK blm bisa di nikmati,tp bnyk yg jual nm ono niha dlm pilpres dan pilek,aduh nmpk msrkt nias di bodohin,sy tolak sbgai putra nias,yaahowu

  4. Sedih memprihatinkan sekali, saya dari Batam ikut membaca berita *ini desa apa kota* kaget saya rupanya belom Semaju papua, mudah mudahan dengan semangat datangnya pak Surya Paloh memberikan kesadaran bagi aparat pemerintahan daerah hingga ke desa terpencil Tuhan memberkati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.